Text
MENJAGA AMANAH, MENEBAR MANFAAT DARI SUDUT PANDANG GEREJA KATOLIK
Dalam ajaran Gereja Katolik, amanah dipahami sebagai panggilan dan kepercayaan yang berasal dari Allah, yang diwujudkan melalui tanggung jawab dalam keluarga, pekerjaan, pelayanan, maupun kehidupan bermasyarakat. Segala talenta, waktu, kemampuan, dan jabatan merupakan anugerah yang harus dikelola secara bijaksana sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada Tuhan. Melalui perumpamaan tentang talenta (Mat. 25:14–30), Gereja menegaskan bahwa setiap orang dipanggil untuk mengembangkan karunia yang diterimanya demi kemuliaan Allah dan kesejahteraan sesama. Menjaga amanah diwujudkan melalui sikap jujur, setia, bertanggung jawab, serta menghindari penyalahgunaan kekuasaan dan berbagai bentuk ketidakadilan. Sejalan dengan Ajaran Sosial Gereja, setiap tanggung jawab hendaknya diarahkan pada terwujudnya kesejahteraan bersama (bonum commune), dengan menempatkan pelayanan sebagai tujuan utama. Kesetiaan dalam menjalankan amanah akan menghasilkan manfaat yang nyata melalui tindakan kasih, solidaritas, kepedulian terhadap sesama, dan upaya menjaga keutuhan ciptaan. Dengan demikian, menjaga amanah dan menebar manfaat merupakan wujud iman Kristiani yang hidup, yang menghadirkan kasih Allah di tengah masyarakat serta membangun kehidupan yang adil, damai, dan bermartabat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain