Text
Bersyukur dalam Segala Keadaan, Berkarya untuk Kemaslahatan Menurut Ajaran Budha
Bersyukur dalam Segala Keadaan, Berkarya untuk Kemaslahatan mengangkat makna syukur dalam perspektif ajaran Buddha sebagai sikap batin yang diwujudkan melalui perbuatan baik, bukan sekadar ungkapan terima kasih. Berdasarkan Dhammapada syair 183, praktik syukur diwujudkan dengan menghindari perbuatan buruk, mengembangkan kebajikan, dan menyucikan hati. Selain itu, Aṅguttara Nikāya 2.31–32 menegaskan pentingnya sikap tahu berterima kasih (kataññutā) dan membalas kebaikan (kataveditā) sebagai karakter luhur yang perlu dimiliki setiap individu. Dalam kehidupan sehari-hari, rasa syukur menjadi landasan untuk terus berkarya sesuai peran masing-masing, baik sebagai pelajar, pendidik, maupun anggota masyarakat. Dengan menjadikan syukur sebagai motivasi untuk menghasilkan karya yang bermanfaat, setiap individu dapat berkontribusi dalam mewujudkan kemaslahatan, memperkuat nilai-nilai kebajikan, serta menciptakan kehidupan yang harmonis dan penuh manfaat bagi sesama makhluk.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain